Kamis, 31 Oktober 2013

Belajar Tentang Ruang Angkasa

Bagi para siswa, belajar tentang tata surya bisa jadi adalah hal yang menyenangkan. Namun, jika harus membeli teropong bintang yang harganya cukup mahal, tentu menyulitkan dan tidak efisien.

Tak perlu khawatir, sekarang di Rumah Belajar ada aplikasi Wahana Jelajah Angkasa yang dapat digunakan oleh siapapun yang ingin belajar. Apa itu Wahana Jelajah Angkasa?

Aplikasi Wahana Jelajah Angkasa merupakan satu dari enam aplikasi yang terdapat di portal Rumah Belajar. Aplikasi ini memudahkan siapapun yang ingin mengeksplorasi apa saja yang terdapat di luar angkasa (tata surya), mulai rasi bintang, satelit, hingga pembelajaran tentang aposthography.

Untuk mengakses aplikasi Wahana Jelajah Angkasa, kita bisa masuk dulu ke alamat belajar www.kemdikbud.go.id. Setelah halaman situs terbuka, tinggal pilih saja Wahana Jelajah Angkasa.

Lalu, apa itu Rumah Belajar? Portal rumah belajar secara umum bertujuan untuk menyediakan berbagai pilihan sumber belajar baik bagi peserta didik maupun masyarakat umum. Portal ini juga menyediakan wahana pengembangan kreativitas dan saling berbagi secara kolaboratif di antara peserta didik, pendidik, maupun masyarakat umum.

Dalam portal ini terdapat media berbagi yang menggunakan teknologi informasi dan alat-alat lain untuk mengatur dan menampilkan pengetahuan dan pemahaman dengan cara dilihat, digunakan dan diukur. Media ini juga digunakan untuk membuat bahan ajar yang dapat digunakan secara umum.

Selain media berbagi, ada juga "kelas maya", yaitu learning management system (LMS) yang dikembangkan khusus untuk memfasilitasi terjadinya pembelajaran virtual antara siswa dan guru, kapan saja dan di mana saja.

Pada waktu tertentu yang terjadwal oleh guru, siswa dapat mengikuti pembelajaran virtual dengan guru melalui tool komunikasi sinkronous (chat, video conference, audio conference, desktop sharing, whiteboard, dan lainnya). Strategi pembelajaran yang dikembangkan di kelas ini adalah strategi pembelajaran bersifat konstruktivistik, yaitu pembelajaran aktif dan berpusat pada siswa untuk mendorong keterampilan siswa.

Di kelas tersebut juga ada Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). RPP merupakan gambaran prosedur dan pengorganisasian pembelajaran untuk mencapai satu kompetensi dasar. RPP paling luas mencakup 1 (satu) kompetensi dasar yang meliputi 1 (satu) atau beberapa indikator untuk 1 (satu) kali pertemuan atau lebih.

Bahan pembelajaran interaktif merupakan bahan pembelajaran yang disediakan di portal Rumah Belajar untuk jenjang SD, SMP, SMA dan SMK yang bertujuan untuk membantu siswa memperoleh bahan belajar. Bahan pembelajaran interaktif terdiri atas materi pokok, modul online, pendukung BSE dan pengetahuan popular.

Bank soal

Di dalam Rumah Belajar, pembelajaran dan bimbingan dapat dilakukan secara online. Sistem pembelajaran via internet ini bertujuan untuk menyediakan bimbingan belajar langsung bagi siswa SMP dan SMA yang akan melakukan ujian nasional maupun bagi siswa  kelas IX dan kelas XII  dan bagi siswa kelas 7,8 ,10 dan 11 disaat akan melakukan ujian semester.

Pengunjung juga dapat mengerjakan bank soal yang berisi soal-soal untuk uji kemampuan melalui Rumah Belajar ini. Bank soal ini digunakan untuk berbagai ujian latihan, ulangan, ujian nasional, tugas, dan kuis.

Bank soal diperuntukan bagi siswa SD (kelas 4,5 dan 6), SMP, dan SMA. Mata pelajaran yang tersedia di sini meliputi Matematika, IPA (Fisika, Kimia, dan Biologi), IPS (Sejarah, Ekonomi, Akuntansi, dan Geografi), Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggis.

Adapun katalog media yang ada di Rumah Belajar menyediakan media-media untuk mendukung pembelajaran, diantaranya berupa gambar, video, audio, animasi, dan buku. Fitur ini juga menyediakan tempat hasil karya guru berupa bahan presentasi, dan karya komunitas yang bisa dalam bentuk gambar, video, foto atau animasi.

Sementara itu, Peta Budaya Nusantara merupakan suatu fasilitas yang disediakan di menu sumber belajar pada portal Rumah Belajar. Fitur ini menggambarkan keanekaragaman budaya nusantara dari 33 provinsi yang menjelaskan tentang budaya daerah suatu provinsi, pakaian tradisional, tari tradisional, musik tradisional, arsitektur tradisional dan makanan tradisional.  Siswa dapat mengakses Peta Budaya Nusantara melalui Sumber Belajar, kemudian siswa memilih provinsi pada peta Indonesia.

Seluruh aktivitas belajar mencakup membaca ataupun mengunduh bahan belajar, mengikuti forum diskusi, tutorial, chatting, mengerjakan tugas, latihan, ujian on line, dll dapat  dilakuan melalui komputer yang terhubung internet. Pembelajaran dikelola dalam sebuah sistem   aplikasi LMS yang dapat mencatat dan mengolah seluruh aktitas peserta dalam mengikuti  diklat. Selamat mencoba dan menggali ilmu sebanyak-banyaknya!

Jumat, 27 September 2013

Teroris Masuk Pusat Perbelanjaan

Setelah diserang kelompok militan asal Somalia, al-Shabaab, politikus Kenya ramai mempertanyakan peran badan intelijen milik pemerintah (NIS). Mereka juga ditekan publik untuk menjelaskan bagaimana mungkin sekelompok teroris dapat masuk ke dalam pusat perbelanjaan membawa senjata berat dan amunisi lengkap.

Laman The Independent, Kamis 26 September 2013 melansir salah seorang politikus bernama, Gidion Sonko, mengatakan kepada Senat beberapa hari lalu bahwa dia telah memberi informasi kepada NIS soal rencana serangan para teroris ke Nairobi.

Informasi itu diperoleh Sonko dua bulan sebelum terjadinya serangan teror. Namun, peringatan itu tidak ditindaklanjuti. Beberapa kegagalan itu mengemuka ketika Daily Telegraph mengungkap bahwa kegiatan dan komunikasi mencurigakan telah terjadi, bahkan sejak enam bulan sebelumnya.

Menurut laporan pejabat berwenang Amerika Serikat, kelompok al-Shabaab memiliki kontak dengan seorang pegawai toko di mal Westgate. Ini menjadi alasan yang paling masuk akal mengapa mereka dapat memasukkan senjata berat semacam AK 47 masuk ke dalam. Hal itu diperkuat dengan kesaksian para pengunjung mal yang selamat.

Mereka melihat anggota kelompok militan itu membawa berbagai senjata berat saat menyerbu pusat perbelanjaan kelas atas itu. Harian New York Times bahkan menurunkan laporan, al-Shabaab sengaja menurunkan agen yang dapat berkomunikasi dalam Bahasa Inggris.

Hal ini dilakukan untuk mengurangi kecurigaan di Kenya. Orang ini yang dipilih untuk memimpin skenario penyerangan. Kelompok ini sebelumnya juga sudah mempelajari interior mal dengan melihat cetak biru. NYT juga menyebut kelompok itu sudah berlatih sebelum menyerbu mal Westgate.

Intelijen bantah gagal. Sementara itu, pejabat NIS membantah institusinya dianggap gagal mencegah serangan teror. Mereka bersikeras telah melaporkan adanya potensi tindakan teror kepada polisi dan pejabat di lingkungan Presiden, sebelum serangan Westgate terjadi.

Namun, peringatan itu malah diabaikan. Harian Kenya, The Star, melansir sebuah bukti seorang polisi wanita yang tengah hamil tidak jadi ke mal Westgate pada Sabtu lalu.

Hal itu terjadi lantaran kakaknya, yang merupakan agen NIS, telah memperingati dia agar tidak menjadi korban serangan teror. "Kakaknya tahu bahwa adiknya itu tidak mungkin berhasil kabur," ujar seorang pejabat senior seperti dikutip laman The Independent.